Subang

Subuh nan penuh keberkahan… Dan pagi masih menyisakan rintik hujan… Dan Deru mesin juang mulai dihidupkan… Tuk memburu keridhan Yang Maha Rahman… Menebar setitik-setitik kebaikan… Semoga menjadi Keberkahan berlapis keberkahan… Alhamdulillah, Kali ini, pada hari Jum’at 25-01-2019 yang penuh berkah, seperti biasa masih bersama Kyai Ade Kohar dan spesial ditemani Qori muda, Kang Arif Rahman,…
Read more

Hingga Ke Wilayah Misionaris Itu…

Alhamdulillah, hanya puji dan syukur yang layak kita panjatkan atas segala nikmat iman dan kesehatan yang kita dapatkan, termasuk yang tidak kalah besarnya adalah nikmat diberikan hidayah untuk dapat terus berada di dalam barisan perjuangan. Perjuangan menebarkan kalimat Alloh ta’ala. Kembali kita atas rahmat Alloh ta’ala dapat menebar al-Qur’an, bersilaturahmi dengan para ahli ilmu, pimpinan…
Read more

Distribusi Setelah Tsunami, Sungguh Memberi Kita Banyak Arti….

Pukul 03.00 WIB pagi, saat dingin masih terasa menusuk tulang dan ayam belum juga berkokok, kita sudah harus memanaskan mesin mobil, dan tak sampai 5 menit, kita langsung melakukan perjalanan di sepertiga malam nan syahdu itu bersama Ust. Ade Qohar selaku pimpinan perjalanan. Oh ya, pada pagi, tepatnya di tanggal 17 Januari 2019 itu, kita…
Read more

Al-Fatihah, ayat 5

{إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ (5) } Hanya EngkaulahYangKami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Qira’ah Sab’ah dan jumhur ulama membaca tasydid huruf ya yang ada pada iyyaka. Sedangkan Amr ibnu Fayid membacanya dengan takhfif, yakni tanpa tasydid disertai dengan kasrah, tetapi qiraah ini dinilai syadz lagi tidak dipakai. karena iya artinya “cahaya matahari”.…
Read more

Tafsir Al-Fatihah, ayat 4

{مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ (4) } Yang Menguasai hari pembalasan. Sebagian ulama qiraah membacanya مَلِك, sedangkan sebagian yang lain membacanya مَالِكِ; kedua-duanya sahih lagi mutawatir di kalangan As-Sab’ah. Lafaz maliki dengan huruf lam di-kasrah-kan, ada yang membacanya malki dan maliki. Sedangkan menurut bacaan Nafi’, harakat kasrah huruf kaf dibaca isyba’ hingga menjadi malaki yaumid din (مَلَكِي يَوْمِ الدِّينِ). Kedua bacaan tersebut (malaki dan maliki) masing-masing mempunyai…
Read more

Al-Fatihah, ayat 3

الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ  Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Firman Allah Swt., “ar-rahmanir rahim,” keterangannya dikemukakan dalam Bab “Basmalah”; itu sudah cukup dan tidak perlu diulangi lagi. Al-Qurtubi mengatakan, sesungguhnya Allah Swt. menyifati diri-Nya dengan Ar-Rahman dan Ar-Rahim sesudah firman-nya, “rabbil ‘alamina, ” tiada lain agar makna tarhib yang dikandung rabbul ‘alamina dibarengi dengan makna targib yang…
Read more

Tafsir Al-Fatihah, ayat 2 Bag 3

Tawil Kalimat Rabul Alamain [القول في تأويل رَبِّ الْعالَمِينَ] Istilah “Rabb” artinya “pemilik yang berhak ber-tasarruj”, menurut istilah bahasa diucapkan menunjukkan arti tuan dan orang yang ber-tasarruj untuk perbaikan. Pengertian tersebut masing-masing sesuai dengan hak Allah Swt. Lafaz Rabb tidak dapat dipakai untuk selain Allah Swt, melainkan di-mudaf-kan. Untuk itu, katakanlah olehmu Rabbud Dar (pemilik…
Read more

Tafsir Al-Fatihah, ayat 2 Bag 2

Berbagai pendapat ulama salaf mengenai Alhamdu ذِكْرُ أَقْوَالِ السَّلَفِ فِي الْحَمْدِ Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayah-ku, telah menceritakan kepada kami Abu Ma’mar Al-Qutai’i. telah menceritakan kepada kami Hafs ibnu Hajjaj, dari Ibnu Abu Mulai-kah, dari Ibnu Abbas r.a. yang mengatakan bahwa Khalifah Umar r.a. pernah berkata, “Kami telah mengetahui makna subhanallah…
Read more

Tafsir Al-Fatihah, ayat 2 Bag 1

Al-Fatihah, ayat 2 الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ (2) Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Menurut Qira’ah Sab’ah, huruf dal dalam firman-Nya, “alhamdu lillahi,” dibaca dammah, terdiri atas mubtada dan khabar. Diriwayatkan dari Sufyan ibnu Uyaynah dan Rubah ibnul Ajjaj, keduanya membacanya menjadi alhamda lillahi (الْحَمْدَ لِلَّهِ) dengan huruf dal yang di-fathah-kan karena menyimpan fi’l.…
Read more

Tafsir Surat Al-Fatihah, ayat 1 Bag 4

Pengertian Kalimat Ar-Rahman dan Ar-Rahim القول في تأويل الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ keduanya merupakan isim yang berakar dari bentuk masdar Ar-Rahman dengan maksud mubalagah; lafaz Ar-Rahman lebih balig (kuat) daripada lafaz Ar-Rahim. Di dalam ungkapan Ibnu Jarir terkandung pengertian yang menunjukkan adanya riwayat yang menyatakan kesepakatan ulama atas hal ini. Di dalam kitab tafsir sebagian ulama Salaf…
Read more

WhatsApp chat